APA YA .... KETERKAITANNYA KONSEP DATABASE, ERD,TABEL,MODEL BASIS DATA DAN DENGAN SIM ( SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ) ???????
hai friend,,sekarang saya akan berbagi tentang sedikitnya Tentang hal diatas, baca dengan teliti ya,,,,,
1.Konsep Database ( Basis Data )
Beberapa definisi dari database atau basis data adalah sebagai
berikut:
·
Sekumpulan data store(bisa dalam jumlah besar) yang tersimpan dalam
magnetic disk, optical disk, dan media penyimpan sekunder lainnya.
·
Sekumpulan program-program aplikasi umum yang bersifat “batch” yang
mengeksekusi dan memproses data secara umum(hapus,cari,update,dll)
·
Basis data terdiri dari data yang di-share bagi banyak user dan
memungkinkan penggunaan data yang sama pada waktu bersamaan oleh banyak user
·
Koleksi terpadu dari data-data yang saling berkaitan dari suatu
enterprise.Mis. Basis data RS akan terdiri dari data-data seperti pasien,
karyawam, dokter, dan perawat
Dari
beberapa pengertian di atas, database dapat diartikan sebagai suatu kumpulan
file atau data yang saling terhubung yang disimpan pada suatu media tertentu,
dan diorganisasikan dengan cara tertentu. Sistem basis data adalah sistem yang
memuat data yang terorganisasi dengan baik sehingga memudahkan penyimpanan dan
pengambilan kembali secara elektronis. Sistem yang digunakan untuk mengelola
database tersebut dikenal dengan istilah Database Managemenet System (DBMS).
Komponen Utama DBMS :
1. Hardware ; yang melakukan pemrosesan
dan menyimpan database.
2. Data.
3. User , dapat diklasifikasikan menjadi
:
·
End User ;
o Pengguna aplikasi, yang
mengoperasikan program aplikasi.
o Pengguna interaktif, yang
memberikan perintah-perintah beraras tinggi (sintak-sintak query).
·
Programmer aplikasi, yang membuat program aplikasi.
·
Database Administrator, bertanggung jawab terhadap pengelolaan
database.
·
4. Software,
sebagai interface antara user dan database.
Analisa Struktur Data
Tujuan dari analisa struktur data
ini adalah untuk menetapkan bahwa sistem database yang digunakan masih layak
dipertanggung jawabkan dan struktur data potensi yang dibangun memenuhi aspek kriteria
aplikasi yang dikembangkan.
Aplikasi database
adalah program aplikasi yang digunakan untuk melaksanakan
sederet kegiatan yang ditentukan oleh pemakai.
Pengembangan sistem
aplikasi berbasis data (Data-Based Application) akan mengunakan metoda RDBMS
(Relation Database Management System)> Medode RDBMS ini yang menentukan Design
Model Enttity Relationship danDesign Tabel Data Based- nya,
yang disesuaikan dengan database dan karateristik aplikasi yang dikembangkan
untuk menjamin kemudahan akses, kecepatan proses (retrieve) dan reusable data.
Sistem penyimpanan
dengan konsep database
Arsitektur Sistem Database
1.
Sistem Database Tunggal, database dan aplikasinya diletakkan pada komputer yang sama yang tidak
berada dalam lingkungan jaringan, sehingga hanya diakses oleh aplikasi tunggal,
digunakan oleh perusahaan kecil.
2. Sistem Database Terpusat, lokasi database secara fisik
berada pada komputer pusat dalam suatu jaringan
3. Sistem
Database Terdistribusi, salinan database baik sebagian maupun keseluruhan
terdistribusi di beberapa lokasi.
Keunggulan penerapan konsep database
ü Independensi program-data
ü Meminimalkan redundansi data
ü Meningkatkan konsitensi data
ü Meningkatkan kemampuan
berbagai data
ü Meningkatkan produktivitas pengembangan
aplikasi
ü Meningkatkan pencapaian
standarisasi
ü Meningkatkan kualitas data
ü Meningkatkan tanggapan dan
kemudahan akses terhadap data
ü Mengurangi pemeliharaan
program
Konsep Dasar Database
Field
i. Field
merupakan implementasi dari suatu atribut data.
ii. Field
merupakan unit terkecil dari data yang berarti(meaningful data) yang disimpan
dalam suatu file atau basis data.
Record
i. Field-field
tersebut diorganisasikan dalam record-record
ii. Record
merupakan koleksi dari field-field yang disusun dalam format yang telah
ditentukan.
iii. Selama
desain sistem, record akan diklasifikasikan sebagai fixed-length record atau variable-length
record.
1. Fixed-length record: tiap instance
record punya field, jumlah field, dan ukuran logik yang sama
2. Variable-length record : mengijinkan
record-record yang berbeda dalam file yang sama memiliki panjang yang berbeda.
File dan
Tabel
i. Record-record
yang serupa diorganisasikan dalam grup-grup yang disebut file. Jadi file merupakan
kumpulan semua kejadian dari struktur record yang diberikan.
ii. Tabel
merupakan ekivalen basis data relasional dari sebuah file.
Beberapa operasi dasar yang dilakukan oleh aplikasi database:
- Menambah data
- Membaca data
- Mengubah data
- Menghapus data
KETERKAITAN ANTARA DATABASE
DENGAN SIM (SISTEM INFORMASI MANAJEMEN)
Pengertian
Sistem Informasi Manajemen
Beberapa
ahli menyatakan bahwa sistem informasi manajemen merupakan alat penghasil
informasi dan beberapa ahli lainnya menekankan pada alat untuk membantu dalam
pengambilan keputusan, serta beberapa menambahkan dengan fungsi sistem
informasi untuk melakukan pengawasan atau kontrol, analisis dan visualisasi.
Dan semuanya menyepakati sistem informasi manajemen merupakan kumpulan dari
interaksi sub-sub sistem informasi. Secara teoritis, komputer tidak selalu
harus digunakan dalam sistem informasi manajemen, namun kenyataannya tidaklah
mungkin sistem informasi yang kompleks dapat berfungsi tanpa melibatkan
komputer. Gordon B. Davis menegaskan bahwa sistem informasi manajemen selalu
berhubungan dengan pengolahan informasi yang berbasis komputer. Hal yang sama
dikemukakan oleh James O. Hicks (1987), bahwa sistem informasi manajemen adalah
sistem informasi komputer. Dan juga, Efrain Turban (1993) mengemukakan bahwa,
sistem informasi manajemen adalah sistem formal berbasis komputer untuk
menyediakan informasi bagi pengambilan keputusan dalam organisasi. Berdasarkan
batasan-batasan ini dikemukakan pengertian sistem informasi sebagai berikut.
Sistem
informasi manajemen merupakan suatu sistem yang melakukan fungsi-fungsi untuk
menyediakan data/informasi yang mempengaruhi semua operasi komputer. Sistem
informasi manajemen menyediakan data/informasi untuk kebutuhan manajerial -
semua tingkat manajemen - dan kebutuhan rutin.
Komponen Sistem Informasi
Menurut John Burch
dan Gary Grudnitski, sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang
disebut dengan istilah blok bangunan, yaitu :
1. Blok Masukan (Input Block)
Merupakan masukan yang mewakili data yang masuk ke
dalam sistem informasi.
2. Blok Model (Model Block)
Terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model
matematika yang akan memanipulasi data masukan dan data yang tersimpan pada
basis data dengan cara tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
3. Blok Keluaran (Output Block)
Merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi
yang berguna untuk semua pemakai sistem.
4. Blok Teknologi (Technology Block)
Merupakan bagian yang digunakan untuk menerima input,
menjalankan modul, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirim
keluaran, dan membantu pengendalian sistem secara keseluruhan.
5. Blok Basis Data (Database Block)
Merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu
dengan yang lainnya, yang tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan
perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data pada bagian ini biasanya merupakan
data yang telah diidentifikasi dari bagian input. Data yang disimpan dapat
digunakan untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Oleh karena itu
perlu diorganisasikan sedemikian rupa, sehingga informasi yang dihasilkan
berkualitas (akurat, aktual dsb) dan juga dapat meningkatkan efisiensi
penyimpanan data. Pengelolaan database umumnya dikenal dengan nama DBMS
(Database Management System).
6. Blok Kendali (Control Block)
Merupakan bagian yang bertindak untuk melakukan
pencegahan terhadap hal-hal yang dapat merusak sistem, serta mengatasi
kerusakan apabila terjadi kesalahan.
Sistem Terpadu dengan
“Data Base”:
Sebuah
sistem terpadu berdasarkan pada anggapan bahwa harus ada integrasi antara data
dan pengolahan. Integrasi data dicapai melalui “data base”. Pada sebuah sistem
pengolahan informasi, “data base” terdiri dari semua data yang dapat dijangkau
oleh sistem. Pada SIM berdasarkan komputer, istilah “data base” biasanya
dipakai khusus untuk data yang dapat dijangkau secara langsung oleh komputer.
Manajemen sebuah “data base” adalah sebuah sistem perangkat lunak komputer yang
disebut sebagai sebuah sistem manajemen “data base”. Sesuatu penerapan yang
mamakai sebuah item (butir) data akan mengambil item data yang sama, yang hanya
sekali disimpan dan disediakan untuk semua penerapan. Suatu peremajaan dari
sebuah item data membuatnya sesuai untuk semua pemakaian.
Pengolahan
terpadu dicapai melalui sebuah perencanaan sistem secara menyeluruh. Biasanya
sistem dirancang sebagai suatu gabungan beberapa subsistem dan bukan sebagai
sebuah sistem tunggal. Perancangan sistem ini dapat berupa sebuah komputer
pusat besar, atau dapat pula merupakan sebuah jaringan kerja beberapa komputer
kecil. Gagasan pokoknya adalah paduan terencana dari berbagai penerapan yang
layak dan efektif.
Karakteristik
pemrosesan data dalam Sistem Informasi :
McLeod
(2002), menggambarkan bahwa pada dasarnya pemrosesan data dalam sistem
informasi berbasis komputer terdiri dari enam karakteristik, yaitu:
·
Hardware (perangkat keras)
o mencakup piranti fisik
o seperti komputer dan printer
·
Software (perangkat Lunak)
o Sekumpulan instruksi yang
memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data
·
Procedures (prosedur)
o Sekumpulan aturan yang dipakai
untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang
dikehendaki
·
Database (basis data)
o Sekumpulan tabel, hubungan,
dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpanan data
·
Computer Network (jaringan komputer)
o Sistem penghubung yang
memungkinkan resources (sumber) dipakai secara bersama-sama
atau diakses oleh sejumlah pemakai
·
Brainware (orang)
Semua
pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan,
dan penggunaan keluaran sistem informasi.
MODEL BASIS DATA
.
1. Model Basis Hirarki
Suatu
model basis data yang menyerupai struktur pohon.Dalam model hirarkie terdiri
dari simbol
Dalam
model hirarki, setiap anak hanya bisa memiliki satu orang tua dan satu orang
tua bisa
memiliki
banyak anak.
Contoh : IMS (Information Management System /
Virtual Storage) keluaran IBM.
2. Model data
Jaringan ( Network data model )
·
Model basis data jaringan merupakan perbaikan dari
model basis data hirarki, yaitu dengan menambahkan kemampuan root table untuk
melakukan share relationships dengan child tables.
·
Dalam hal ini child table dapat memiliki banyak root
table dan untuk melakukan akses terhadap child table, tidak dibutuhkan lagi
untuk mengakses root table terlebih dahulu.
Contoh 1, Model Data Jaringan
Kelebihan model data jaringan:
·
Data lebih cepat diakses
·
User dapat mengakses data dimulai dari beberapa tabel
·
Mudah untuk memodelkan basis data yang komplek
·
Mudah untuk membentuk query yang komplek dalam
melakukan retrieve data.
Kelemahan basis data jaringan:
·
Struktur basis datanya tidak mudah untuk dilakukan
modifikasi
·
Perubahan struktur basis data yang telah didefinisikan
akan mempengaruhi program aplikasi yang mengakses basis data
·
User harus memahami struktur basis data.
3. Model data Relasional ( Relational data model )
·
Model basis data relasional merupakan model basis data
yang paling populer banyak digunakan sekarang ini
·
Unit utama yang disimpan pada basis data adalah
berbentuk tabel atau kelompok data yang saling berhubungan
·
Tabel terdiri baris dan kolom, baris adalah
merepresentasikan tuple atau record pada tabel, dan kolom merepresentaksikan
fields pada tabel
Tabel dapat berhubungan dengan tabel yang lain dengan
menggunakan kunci /PRIMARY KEY.
Contoh : Model Data Relasional
Kelebihan basis data relasional:
a.
Data sangat cepat diakses
b.
Struktur basis data mudah dilakukan perubahan
c.
Data direpresentasikan secara logik, user tidak
membutuhkan bagaimana data disimpan.
d.
Mudah untuk membentuk query yang komplek dalam
melakukan retrieve data
e.
Mudah untuk mengimplementasikan integritas data
f.
Data lebih akurat
g.
Mudah untuk membangun dan memodifikasi program
aplikasi
h.
Telah dikembangkan Structure Query Language (SQL).
Kelemahan basis data relasional:
a.
Kelompok informasi/tables yang berbeda harus dilakukan
joined untuk melakukan retrieve data
b.
User harus familiar dengan relasi antar tabel
c.
User harus belajar SQL.
4. Model Data Berorientasi Obyek
·
Model basis data berorientasi objek adalah suatu model
basis data, dimana data didefinisikan, disimpan, dan diakses menggunakan
pemrograman berorientasi objek.
·
Basis data berorientasi objek didefinisikan dengan
menggunakan bahasa pemrograman berorientasi objek, yaitu bahasa Java.
·
Aplikasi End user juga di bangun dengan menggunakan bahasa
berorientasi objek.
·
Object database management system digunakan untuk
membuat link antara basis data dan aplikasi.
Contoh : Model Data Berorientasi Obyek
Kelebihan basis data berorientasi objek:
a.
Programmer hanya dibutuhkan memahami konsep berorientasi
objek untuk mengkombinasikan konsep berorientasi objek dengan storage basis
data relasional
b.
Objek dapat dilakukan sifat pewarisan dari objek yang
lain
c.
Secara teoritis mudah untuk mengatur objek
d.
Model data berorientasi objek lebih kompatibel dengan
tools pemrograman berorientasi objek.
Kelemahan basis data berorientasi objek:
User harus memahami konsep berorientasi objek, karena
basis data berorientasi objek tidak dapat bekerja dengan metoda pemrograman
tradisional
ENTITY RELATIONSHIP
DIAGRAM ( E-R Diagram)
Merupakan
salah satu alat yang digunakan untuk mengakomodasi sekaligus membuat hubungan
antar
entitas-entitas kedalam dalam suatu basis data.
Diagram
E. R terdiri dari simbol sebagai berikut :
–
Persegi panjang : menunjukkan entitas
–
Belah ketupat : menunjukkan relasi
–
Bulatan elips : menunjukkan atribute
–
Garis : link / hubungan
Langkah-langkah membuat E-R Diagram
Menentukan
entitas
Menentukan
relasi
Menentukan
attribute
Contoh
E-R Diagram :
STRUKTUR DATA
Dalam istilah ilmu komputer, sebuah struktur data adalah cara penyimpanan, penyusunan
dan pengaturan data di dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut
dapat digunakan secara efisien.
Dalam teknik pemrograman, struktur data berarti tata letak data yang
berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user)
atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak
tampak oleh pengguna. Setiap baris dari kumpulan kolom-kolom tersebut dinamakan
catatan (record). Lebar kolom untuk data dapat berubah dan bervariasi.
Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai masukan dari pengguna,
dan juga ada kolom yang lebarnya tetap. Dengan sifatnya ini, sebuah struktur
data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya untuk keperluan data
keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang kolomnya
berubah secara dinamis. Contoh struktur data dapat dilihat pada berkas-berkas
lembar-sebar (spreadsheet), pangkal-data (database), pengolahan
kata, citra yang dipampat (dikompres), juga pemampatan berkas dengan teknik
tertentu yang memanfaatkan struktur data.
Struktur data adalah cara menyimpan atau
merepresentasikan data didalam komputer agar bisa dipakai secara efisien.
Sedangkan data adalah representasi dari fakta dunia nyata. Fakta atau
keterangan tentang kenyataan yang disimpan, direkam atau direpresentasikan
dalam bentuk tulisan, suara, gambar, sinyal atau simbol.
Secara garis besar type data dapat dikategorikan
menjadi:
Type data sederhana.
·
Type data sederhana tunggal, misalnya Integer, real,
boolean dan karakter.
·
Type data sederhana majemuk, misalnyaString
Struktur Data, meliputi:
·
Struktur data sederhana, misalnya array dan record.
·
Struktur data majemuk, yang terdiri dari:
Linier : Stack, Queue, sertaList dan Multilist
Non Linier : Pohon Biner dan Graph
Pemakaian struktur data yang tepat didalam proses
pemrograman akan menghasilkan algoritma yang lebih jelas dan tepat, sehingga
menjadikan program secara keseluruhan lebih efisien dan sederhana.
Struktur data yang standar yang biasanya digunakan dibidang informatika adalah:
Struktur data yang standar yang biasanya digunakan dibidang informatika adalah:
* List linier (Linked List) dan variasinya
* Multilist
* Stack (Tumpukan)
* Queue (Antrian)
* Tree ( Pohon)
* Graph ( Graf )
REVIEW RECORD (REKAMAN)
Disusun oleh satu atau lebih field. Tiap field
menyimpan data dari tipe dasar tertentu atau dari tipe bentukan lain yang sudah
didefinisikan sebelumnya. Nama rekaman ditentukan oleh pemrogram.
Rekaman disebut juga tipe terstruktur.
Kata Kunci
struktur
data, Pengertian struktur data, struktur data adalah, definisi struktur data,
yhs-mystartdefault, apa itu struktur data, manfaat struktur data, arti struktur
data, pengertian struktur, apa yang dimaksud dengan struktur data.
JADI KESIMPULANNYA :
1. yang dimaksud dengan Struktur Data adalah?
Struktur Data adalah
cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di dalam media penyimpanan
komputer sehingga data tersebut dapat digunakan secara efisien. struktur data
berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang
tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan
pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna. Setiap baris dari kumpulan
kolom-kolom tersebut dinamakan catatan (record). Lebar kolom untuk data dapat
berubah dan bervariasi. Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai
masukan dari pengguna, dan juga ada kolom yang lebarnya tetap. Dengan sifatnya
ini, sebuah struktur data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya
untuk keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang
kolomnya berubah secara dinamis.
2. 5
Tipe Data yaitu?
a. Integer ( Bilangan Bulat )
Integer merupakan nilai bilangan bulat baik dalam bentuk desimal maupun
hexadecimal. Tipe data numerik yang termasuk integer adalah sebagai berikut :
- Byte : Memiliki nilai integer dari -128 sampai +127 dan menempati 1
byte ( 8 bits ) di memori
- Short : Memiliki nilai integer dari -32768 sampai 32767 dan menempati 2 bytes ( 16 bits ) di memori
- Short : Memiliki nilai integer dari -32768 sampai 32767 dan menempati 2 bytes ( 16 bits ) di memori
- Int : Memiliki nilai integer dari -2147483648 sampai 2147483647 dan
menempati 4 bytes ( 32 bits ) di memori
-Long : Memiliki nilai dari -9223372036854775808 sampai
9223372036854775807 dan menempati 8 bytes ( 64 bits ) di memori.
b. Char
Char adalah karakter tunggal yang didefinisikan dengan diawali dan
diakhiri dengan tanda ‘ ( petik tunggal )
c. String
Merupakan urutan-urutan dari karakter yang terletak di antara tanda
petik tunggal. Nilai data string akan menempati memori sebesar banyaknya
karakter string ditambah dengan 1 byte. Bila panjang dari suatu string di dalam
deklarasi variabel tidak disebutkan, maka dianggap panjangnya adalah 255
karakter.
d. Real
Nilai konstanta numeric real berkisar dari 1E-38 sampai 1E+38. E
menunjukkan nilai 10 pangkat, dan tipe data ini menempati memori sebesar6 byte.
e. Boolean
Tipe data boolean terdiri dari dua nilai saja, yaitu true dan false.
Boolean sangat penting dalam mengevaluasi suatu kondisi, dan sering digunakan
untuk menentukan alur program.
TABEL
Tabel
merupakan media penyajian data yang sering digunakan, tidak hanya dalam bidang
statistik, tetapi juga dalam bidang-bidang keilmuan lainnya. ada beberapa jenis
table yang umu digunakan. Disini saya akan menjelaskan sedikit jenis-jenis
tabel tersebut.
1.
Tabel satu arah
Tabel satu
arah adalah tabel yang memuat keterangan mengenai satu hal atau satu
akrakteritik saja. Karakteristik yang ditunjukkan bisa berupa jumlah, ukuran,
kadar/persentasi, dan lain-lain. Contoh tabel satu arah:
2.
Tabel 2 arah
Tabel dua
arah adalah tabel yang menunjukkan
hubungan antara dua hal atau karakteristik. Misalnya data mahasiswa menurut
kelompok usia dan jenis kelamin, asal daerah dan agama, jurusan dan jenis
kelamin, dan lain-lain.
Contoh tabel
dua arah:
3.
Tabel 3 arah
Tabel tiga
arah adalah tabel yang menunjukkan hubungan antara tig hal atau tiga
karakteristik. Misalnya data mahasiswa menurut jenis kelamin, asal daerah, dan
jurusan, dan data petani menurut luas lahan, usia, dan jenis kelamin.
Contoh tabel
tiga arah:
~ TERIMA KASIH SUDAH SINGGAH DI BLOK SAYA.OK~
















0 komentar:
Posting Komentar