Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

KONSEP DATABASE, ERD,TABEL,MODEL BASIS DATA DAN KETERKAITANNYA DENGAN SIM ( SISTEM INFORMASI MANAJEMEN )

hai friend,,sekarang saya akan berbagi tentang sedikitnya Tentang hal diatas, baca dengan teliti ya,,,,,

      1.Konsep Database ( Basis Data )

Beberapa definisi dari database atau basis data adalah sebagai berikut:
·         Sekumpulan data store(bisa dalam jumlah besar) yang tersimpan dalam magnetic disk, optical disk, dan media penyimpan sekunder lainnya.
·          Sekumpulan program-program aplikasi umum yang bersifat “batch” yang mengeksekusi dan memproses data secara umum(hapus,cari,update,dll)
·         Basis data terdiri dari data yang di-share bagi banyak user dan memungkinkan penggunaan data yang sama pada waktu bersamaan oleh banyak user
·          Koleksi terpadu dari data-data yang saling berkaitan dari suatu enterprise.Mis. Basis data RS akan terdiri dari data-data seperti pasien, karyawam, dokter, dan perawat

            Dari beberapa pengertian di atas, database dapat diartikan sebagai suatu kumpulan file atau data yang saling terhubung yang disimpan pada suatu media tertentu, dan diorganisasikan dengan cara tertentu. Sistem basis data adalah sistem yang memuat data yang terorganisasi dengan baik sehingga memudahkan penyimpanan dan pengambilan kembali secara elektronis. Sistem yang digunakan untuk mengelola database tersebut dikenal dengan istilah Database Managemenet System (DBMS).
Komponen Utama DBMS :
1.      Hardware ; yang melakukan pemrosesan dan menyimpan database.
      2.      Data.
      3.      User , dapat diklasifikasikan menjadi :
·         End User ;
o    Pengguna aplikasi, yang mengoperasikan program aplikasi.
o    Pengguna interaktif, yang memberikan perintah-perintah beraras tinggi (sintak-sintak query).
·           Programmer aplikasi, yang membuat program aplikasi.
·          Database Administrator, bertanggung jawab terhadap pengelolaan database.
·          
4.      Software, sebagai interface antara user dan database.

Analisa Struktur Data
            Tujuan dari analisa struktur data ini adalah untuk menetapkan bahwa sistem database yang digunakan masih layak dipertanggung jawabkan dan struktur data potensi yang dibangun memenuhi aspek kriteria aplikasi yang dikembangkan.

Aplikasi database
            adalah program aplikasi yang digunakan untuk melaksanakan sederet kegiatan yang  ditentukan oleh pemakai. 
Pengembangan sistem aplikasi berbasis data (Data-Based Application) akan mengunakan metoda RDBMS (Relation Database Management System)> Medode RDBMS ini yang menentukan Design Model Enttity Relationship danDesign Tabel Data Based- nya, yang disesuaikan dengan database dan karateristik aplikasi yang dikembangkan untuk menjamin kemudahan akses, kecepatan proses (retrieve) dan reusable data.

Sistem penyimpanan dengan konsep database

Arsitektur Sistem Database
1.    Sistem Database Tunggal, database dan aplikasinya diletakkan pada komputer yang sama yang tidak berada dalam lingkungan jaringan, sehingga hanya diakses oleh aplikasi tunggal, digunakan oleh perusahaan kecil.


  
2. Sistem Database Terpusat, lokasi database secara fisik berada pada komputer pusat dalam suatu jaringan

3. Sistem Database Terdistribusi, salinan database baik sebagian maupun keseluruhan terdistribusi di beberapa lokasi.




   Keunggulan penerapan konsep database
ü  Independensi program-data
ü  Meminimalkan redundansi data
ü  Meningkatkan konsitensi data
ü  Meningkatkan kemampuan berbagai data
ü  Meningkatkan produktivitas pengembangan aplikasi
ü  Meningkatkan pencapaian standarisasi
ü  Meningkatkan kualitas data
ü  Meningkatkan tanggapan dan kemudahan akses terhadap data
ü  Mengurangi pemeliharaan program



Konsep Dasar Database
        Field
                                                         i.            Field merupakan implementasi dari suatu atribut data.
                                                          ii.            Field merupakan unit terkecil dari data yang berarti(meaningful data) yang disimpan dalam suatu file atau basis data.
        Record
                                                           i.            Field-field tersebut diorganisasikan dalam record-record
                                                          ii.            Record merupakan koleksi dari field-field yang disusun dalam format yang telah ditentukan.
                                                         iii.            Selama desain sistem, record akan diklasifikasikan sebagai fixed-length record atau variable-length record.
      1.      Fixed-length record: tiap instance record punya field, jumlah field, dan ukuran logik yang sama
      2.      Variable-length record : mengijinkan record-record yang berbeda dalam file yang sama memiliki panjang yang berbeda.

        File dan Tabel      
                                                i.            Record-record yang serupa diorganisasikan dalam grup-grup yang disebut                                 file. Jadi file merupakan kumpulan semua kejadian dari struktur record                           yang diberikan.
                                              ii.            Tabel merupakan ekivalen basis data relasional dari sebuah file.


Beberapa operasi dasar yang dilakukan oleh aplikasi database:
  • Menambah data
  • Membaca data
  • Mengubah data
  • Menghapus data


KETERKAITAN ANTARA DATABASE DENGAN SIM (SISTEM INFORMASI MANAJEMEN)

Pengertian Sistem Informasi Manajemen
          Beberapa ahli menyatakan bahwa sistem informasi manajemen merupakan alat penghasil informasi dan beberapa ahli lainnya menekankan pada alat untuk membantu dalam pengambilan keputusan, serta beberapa menambahkan dengan fungsi sistem informasi untuk melakukan pengawasan atau kontrol, analisis dan visualisasi. Dan semuanya menyepakati sistem informasi manajemen merupakan kumpulan dari interaksi sub-sub sistem informasi. Secara teoritis, komputer tidak selalu harus digunakan dalam sistem informasi manajemen, namun kenyataannya tidaklah mungkin sistem informasi yang kompleks dapat berfungsi tanpa melibatkan komputer. Gordon B. Davis menegaskan bahwa sistem informasi manajemen selalu berhubungan dengan pengolahan informasi yang berbasis komputer. Hal yang sama dikemukakan oleh James O. Hicks (1987), bahwa sistem informasi manajemen adalah sistem informasi komputer. Dan juga, Efrain Turban (1993) mengemukakan bahwa, sistem informasi manajemen adalah sistem formal berbasis komputer untuk menyediakan informasi bagi pengambilan keputusan dalam organisasi. Berdasarkan batasan-batasan ini dikemukakan pengertian sistem informasi sebagai berikut.
          Sistem informasi manajemen merupakan suatu sistem yang melakukan fungsi-fungsi untuk menyediakan data/informasi yang mempengaruhi semua operasi komputer. Sistem informasi manajemen menyediakan data/informasi untuk kebutuhan manajerial - semua tingkat manajemen - dan kebutuhan rutin.


Komponen Sistem Informasi
Menurut John Burch dan Gary Grudnitski, sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut dengan istilah blok bangunan, yaitu :
      1. Blok Masukan (Input Block)
Merupakan masukan yang mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi.
      2. Blok Model (Model Block)
Terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematika yang akan memanipulasi data masukan dan data yang tersimpan pada basis data dengan cara tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
      3. Blok Keluaran (Output Block)
Merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.
      4. Blok Teknologi (Technology Block)
Merupakan bagian yang digunakan untuk menerima input, menjalankan modul, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirim keluaran, dan membantu pengendalian sistem secara keseluruhan.
      5. Blok Basis Data (Database Block)
Merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, yang tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data pada bagian ini biasanya merupakan data yang telah diidentifikasi dari bagian input. Data yang disimpan dapat digunakan untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Oleh karena itu perlu diorganisasikan sedemikian rupa, sehingga informasi yang dihasilkan berkualitas (akurat, aktual dsb) dan juga dapat meningkatkan efisiensi penyimpanan data. Pengelolaan database umumnya dikenal dengan nama DBMS (Database Management System).
      6. Blok Kendali (Control Block)
Merupakan bagian yang bertindak untuk melakukan pencegahan terhadap hal-hal yang dapat merusak sistem, serta mengatasi kerusakan apabila terjadi kesalahan.

Sistem Terpadu dengan “Data Base”:

Sebuah sistem terpadu berdasarkan pada anggapan bahwa harus ada integrasi antara data dan pengolahan. Integrasi data dicapai melalui “data base”. Pada sebuah sistem pengolahan informasi, “data base” terdiri dari semua data yang dapat dijangkau oleh sistem. Pada SIM berdasarkan komputer, istilah “data base” biasanya dipakai khusus untuk data yang dapat dijangkau secara langsung oleh komputer. Manajemen sebuah “data base” adalah sebuah sistem perangkat lunak komputer yang disebut sebagai sebuah sistem manajemen “data base”. Sesuatu penerapan yang mamakai sebuah item (butir) data akan mengambil item data yang sama, yang hanya sekali disimpan dan disediakan untuk semua penerapan. Suatu peremajaan dari sebuah item data membuatnya sesuai untuk semua pemakaian.
Pengolahan terpadu dicapai melalui sebuah perencanaan sistem secara menyeluruh. Biasanya sistem dirancang sebagai suatu gabungan beberapa subsistem dan bukan sebagai sebuah sistem tunggal. Perancangan sistem ini dapat berupa sebuah komputer pusat besar, atau dapat pula merupakan sebuah jaringan kerja beberapa komputer kecil. Gagasan pokoknya adalah paduan terencana dari berbagai penerapan yang layak dan efektif.
Karakteristik pemrosesan data dalam Sistem Informasi :
McLeod (2002), menggambarkan bahwa pada dasarnya pemrosesan data dalam sistem informasi berbasis komputer terdiri dari enam karakteristik, yaitu:
·         Hardware (perangkat keras)
o   mencakup piranti fisik
o   seperti komputer dan printer

·         Software (perangkat Lunak)
o   Sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data

·         Procedures (prosedur)
o   Sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehendaki

·         Database (basis data)
o   Sekumpulan tabel, hubungan, dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpanan data

·         Computer Network (jaringan komputer)
o   Sistem penghubung yang memungkinkan resources (sumber) dipakai secara bersama-sama atau diakses oleh sejumlah pemakai

·         Brainware (orang)
             Semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem informasi. 
MODEL BASIS DATA
 .
1. Model Basis Hirarki
Suatu model basis data yang menyerupai struktur pohon.Dalam model hirarkie terdiri dari simbol
Dalam model hirarki, setiap anak hanya bisa memiliki satu orang tua dan satu orang tua bisa
memiliki banyak anak.
Contoh : IMS (Information Management System / Virtual Storage) keluaran IBM.

2.  Model data Jaringan ( Network data model )
·             Model basis data jaringan merupakan perbaikan dari model basis data hirarki, yaitu dengan menambahkan kemampuan root table untuk melakukan share relationships dengan child tables.
·             Dalam hal ini child table dapat memiliki banyak root table dan untuk melakukan akses terhadap child table, tidak dibutuhkan lagi untuk mengakses root table terlebih dahulu.
Contoh 1, Model Data Jaringan

Kelebihan model data jaringan:
·             Data lebih cepat diakses
·             User dapat mengakses data dimulai dari beberapa tabel
·             Mudah untuk memodelkan basis data yang komplek
·             Mudah untuk membentuk query yang komplek dalam melakukan retrieve data.
Kelemahan basis data jaringan:
·             Struktur basis datanya tidak mudah untuk dilakukan modifikasi
·             Perubahan struktur basis data yang telah didefinisikan akan mempengaruhi program aplikasi yang mengakses basis data
·             User harus memahami struktur basis data.
3. Model data Relasional ( Relational data model )
·             Model basis data relasional merupakan model basis data yang paling populer banyak digunakan sekarang ini
·             Unit utama yang disimpan pada basis data adalah berbentuk tabel atau kelompok data yang saling berhubungan
·             Tabel terdiri baris dan kolom, baris adalah merepresentasikan tuple atau record pada tabel, dan kolom merepresentaksikan fields pada tabel
Tabel dapat berhubungan dengan tabel yang lain dengan menggunakan kunci /PRIMARY KEY.
Contoh : Model Data Relasional

Kelebihan basis data relasional:
a.           Data sangat cepat diakses
b.          Struktur basis data mudah dilakukan perubahan
c.           Data direpresentasikan secara logik, user tidak membutuhkan bagaimana data disimpan.
d.          Mudah untuk membentuk query yang komplek dalam melakukan retrieve data
e.           Mudah untuk mengimplementasikan integritas data
f.           Data lebih akurat
g.          Mudah untuk membangun dan memodifikasi program aplikasi
h.          Telah dikembangkan Structure Query Language (SQL).
Kelemahan basis data relasional:
a.           Kelompok informasi/tables yang berbeda harus dilakukan joined untuk melakukan retrieve data
b.          User harus familiar dengan relasi antar tabel
c.           User harus belajar SQL.



4. Model Data Berorientasi Obyek
·             Model basis data berorientasi objek adalah suatu model basis data, dimana data didefinisikan, disimpan, dan diakses menggunakan pemrograman berorientasi objek.
·             Basis data berorientasi objek didefinisikan dengan menggunakan bahasa pemrograman berorientasi objek, yaitu bahasa Java.
·             Aplikasi End user juga di bangun dengan menggunakan bahasa berorientasi objek.
·             Object database management system digunakan untuk membuat link antara basis data dan aplikasi.
Contoh : Model Data Berorientasi Obyek
Kelebihan basis data berorientasi objek:
a.           Programmer hanya dibutuhkan memahami konsep berorientasi objek untuk mengkombinasikan konsep berorientasi objek dengan storage basis data relasional
b.          Objek dapat dilakukan sifat pewarisan dari objek yang lain
c.           Secara teoritis mudah untuk mengatur objek
d.          Model data berorientasi objek lebih kompatibel dengan tools pemrograman berorientasi objek.
Kelemahan basis data berorientasi objek:
User harus memahami konsep berorientasi objek, karena basis data berorientasi objek tidak dapat bekerja dengan metoda pemrograman tradisional

ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM ( E-R Diagram)
Merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengakomodasi sekaligus membuat hubungan
antar entitas-entitas kedalam dalam suatu basis data.
Diagram E. R terdiri dari simbol sebagai berikut :
– Persegi panjang : menunjukkan entitas
– Belah ketupat : menunjukkan relasi
– Bulatan elips : menunjukkan atribute
– Garis : link / hubungan
Langkah-langkah membuat E-R Diagram
Menentukan entitas
Menentukan relasi
Menentukan attribute


Contoh E-R Diagram :



STRUKTUR DATA
            Dalam istilah ilmu komputer, sebuah struktur data adalah cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut dapat digunakan secara efisien.
Dalam teknik pemrograman, struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna. Setiap baris dari kumpulan kolom-kolom tersebut dinamakan catatan (record). Lebar kolom untuk data dapat berubah dan bervariasi. Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai masukan dari pengguna, dan juga ada kolom yang lebarnya tetap. Dengan sifatnya ini, sebuah struktur data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya untuk keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang kolomnya berubah secara dinamis. Contoh struktur data dapat dilihat pada berkas-berkas lembar-sebar (spreadsheet), pangkal-data (database), pengolahan kata, citra yang dipampat (dikompres), juga pemampatan berkas dengan teknik tertentu yang memanfaatkan struktur data.
Struktur data adalah cara menyimpan atau merepresentasikan data didalam komputer agar bisa dipakai secara efisien. Sedangkan data adalah representasi dari fakta dunia nyata. Fakta atau keterangan tentang kenyataan yang disimpan, direkam atau direpresentasikan dalam bentuk tulisan, suara, gambar, sinyal atau simbol.
Secara garis besar type data dapat dikategorikan menjadi:
Type data sederhana.
·         Type data sederhana tunggal, misalnya Integer, real, boolean dan karakter.
·         Type data sederhana majemuk, misalnyaString
Struktur Data, meliputi:
·         Struktur data sederhana, misalnya array dan record.
·         Struktur data majemuk, yang terdiri dari:
Linier : Stack, Queue, sertaList dan Multilist
Non Linier : Pohon Biner dan Graph
Pemakaian struktur data yang tepat didalam proses pemrograman akan menghasilkan algoritma yang lebih jelas dan tepat, sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih efisien dan sederhana.
Struktur data yang standar yang biasanya digunakan dibidang informatika adalah:
* List linier (Linked List) dan variasinya
* Multilist
* Stack (Tumpukan)
* Queue (Antrian)
* Tree ( Pohon)
* Graph ( Graf )

REVIEW RECORD (REKAMAN)
Disusun oleh satu atau lebih field. Tiap field menyimpan data dari tipe dasar tertentu atau dari tipe bentukan lain yang sudah didefinisikan sebelumnya. Nama rekaman ditentukan oleh pemrogram.
Rekaman disebut juga tipe terstruktur.
Kata Kunci
            struktur data, Pengertian struktur data, struktur data adalah, definisi struktur data, yhs-mystartdefault, apa itu struktur data, manfaat struktur data, arti struktur data, pengertian struktur, apa yang dimaksud dengan struktur data.

 JADI KESIMPULANNYA :

1.  yang dimaksud dengan Struktur Data adalah?

            Struktur Data adalah cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut dapat digunakan secara efisien. struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna. Setiap baris dari kumpulan kolom-kolom tersebut dinamakan catatan (record). Lebar kolom untuk data dapat berubah dan bervariasi. Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai masukan dari pengguna, dan juga ada kolom yang lebarnya tetap. Dengan sifatnya ini, sebuah struktur data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya untuk keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang kolomnya berubah secara dinamis.
2.  5 Tipe Data yaitu?
a. Integer ( Bilangan Bulat )
Integer merupakan nilai bilangan bulat baik dalam bentuk desimal maupun hexadecimal. Tipe data numerik yang termasuk integer adalah sebagai berikut :
- Byte : Memiliki nilai integer dari -128 sampai +127 dan menempati 1 byte ( 8 bits ) di memori
- Short : Memiliki nilai integer dari -32768 sampai 32767 dan menempati 2 bytes ( 16 bits ) di memori
- Int : Memiliki nilai integer dari -2147483648 sampai 2147483647 dan menempati 4 bytes ( 32 bits ) di memori
-Long : Memiliki nilai dari -9223372036854775808 sampai 9223372036854775807 dan menempati 8 bytes ( 64 bits ) di memori. 
b. Char
Char adalah karakter tunggal yang didefinisikan dengan diawali dan diakhiri dengan tanda ‘ ( petik tunggal )
c. String
Merupakan urutan-urutan dari karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal. Nilai data string akan menempati memori sebesar banyaknya karakter string ditambah dengan 1 byte. Bila panjang dari suatu string di dalam deklarasi variabel tidak disebutkan, maka dianggap panjangnya adalah 255 karakter.
d. Real
Nilai konstanta numeric real berkisar dari 1E-38 sampai 1E+38. E menunjukkan nilai 10 pangkat, dan tipe data ini menempati memori sebesar6 byte.
e. Boolean
Tipe data boolean terdiri dari dua nilai saja, yaitu true dan false. Boolean sangat penting dalam mengevaluasi suatu kondisi, dan sering digunakan untuk menentukan alur program.
TABEL
Tabel merupakan media penyajian data yang sering digunakan, tidak hanya dalam bidang statistik, tetapi juga dalam bidang-bidang keilmuan lainnya. ada beberapa jenis table yang umu digunakan. Disini saya akan menjelaskan sedikit jenis-jenis tabel tersebut.

1.   Tabel satu arah
Tabel satu arah adalah tabel yang memuat keterangan mengenai satu hal atau satu akrakteritik saja. Karakteristik yang ditunjukkan bisa berupa jumlah, ukuran, kadar/persentasi, dan lain-lain. Contoh tabel satu arah:



2.  Tabel 2 arah
Tabel dua arah adalah tabel  yang menunjukkan hubungan antara dua hal atau karakteristik. Misalnya data mahasiswa menurut kelompok usia dan jenis kelamin, asal daerah dan agama, jurusan dan jenis kelamin, dan lain-lain.
Contoh tabel dua arah:

  
3.   Tabel 3 arah

Tabel tiga arah adalah tabel yang menunjukkan hubungan antara tig hal atau tiga karakteristik. Misalnya data mahasiswa menurut jenis kelamin, asal daerah, dan jurusan, dan data petani menurut luas lahan, usia, dan jenis kelamin.
Contoh tabel tiga arah:

~ TERIMA KASIH SUDAH SINGGAH DI BLOK SAYA.OK~






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar