CONTOH PEMBUATAN FIELD YANG BERELASI
Assalamualaikum Wr.Wb.
Selamat Pagi, Siang Dan Malam
Teman..Salam Semangat Buat Kawan –Kawan Semuanya...!!!! kali ini saya akan
menjelaskan dan memberikan contoh tentang pembuatan Database ya!! SEMOGA
BERMANFAAT YA...
Untuk yang pertama kita harus memiliki
data dahuluya...soalnya kalau tidak ada data ,apa yang akan kita masukan ke
aplikasi yang nantinya akan dibuat ya, untuk kelompok kami akan akan membuat
aplikasi sekolah SMA. Insyallah nantinya
akan bermanfaat bagi orang yang menggunakannyaa!! Langsung saja ya....
CONTOH FIELD YANG MERELASI
Langkah-langkah
yang harus dilakukan untuk membuat aplikasi adalah
1. Data
Apa
itu data? Data adalah kejadian nyata yang terjadi di lapangan,baik itu
dalam dunia masyarakat, kantor,dan
pendidikan atau yang lainnya..masih banyak kok...!!
2. Karakter
Yaitu
jumlah dari angka / tulisan yang akan kita masukan / elemen dasar data yang
berupa numerik,simbol dan huruf. Biasanya ada dalam tipe-tipe data.
3. Field
Apa
itu field? Field adalah kumpulan dari
suatu karakter . misalnya : nama,nim,jenis kelamin dll.
4. Atribut
Atribut
adalah pengertiannya hampir sama dengan field tapi ebih lengkap dari field.
Maksudnya kumpulan dari karakter dengan dilengkapi jumlah karakter. Cth :
Nama
varchar(20); nim char(10);dll.
5. Record
Record adalah kumpulan isi elemen
data yang saling berhubungan terdiri dari baris dan kolom.
Contoh: kumpulan atribut nama,
alamat, tanggal lahir dari entitas siswa berisikan : "Dani", "SIJANG",
"4 April 1995".
6. Database
Apa ya database? Banyak sekali
definisi tentang basis data yang diberikan oleh para pakar di bidang ini. Basis
data atau juga disebut database, terdiri dari dua penggalan kata yaitu data dan
base, yang artinya berbasiskan pada data, tetapi secara konseptual, database
diartikan sebuah koleksi atau kumpulan data-data yang saling berhubungan
(relation), disusun menurut aturan tertentu secara logis, sehingga menghasilkan
informasi. Selain itu, untuk mengelola dan memanggil query basis data agar
dapat disajikan dalam berbagai bentuk yang diinginkan dibutuhkan perangkat
lunak yang disebut Sistem Manajemen Basis Data atau juga disebut Database
Management System (DBMS).
Untuk di bawah kita bahas tentang
DBMS ya.......
7. DBMS (disebut Database Management
System)
Adalah sebuah sistem yang bisa
digunakan untuk mengelola dan memenggil queri basis data agar dapat disajikan
dalam berbagai bentuk yang diinginkan dibutuhkan perangkat lunak. Misalnya :
pembuatannya pada aplikasi Access, MySQL, Oracle dan Paradoks.
Komponen Utama DBMS :
1. Hardware
; yang melakukan pemrosesan dan menyimpan database.
2. Data.
3. User
, dapat diklasifikasikan menjadi :
·
End User ;
o
Pengguna
aplikasi, yang mengoperasikan program aplikasi.
o
Pengguna
interaktif, yang memberikan perintah-perintah beraras tinggi (sintak-sintak
query).
·
Programmer
aplikasi, yang membuat program aplikasi.
·
Database
Administrator, bertanggung jawab terhadap pengelolaan database.
4. Software, sebagai interface antara
user dan database.
Penyusunan
basis data meliputi proses memasukkan data kedalam media penyimpanan data dan
diatur dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis Data (Database
Management System DBMS). Manipulasi basis data meliputi pembuatan pernyataan
(query) untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau
penggantian (update) data, serta pembuatan report data.
Tujuan
utama DBMS adalah untuk menyediakan tinjauan abstrak dari data bagi user. Jadi
sistem menyembunyikan informasi mengenai bagaimana data disimpan dan dirawat, tetapi
data tetap dapat diambil dengan efisien. Pertimbangan efisien yang digunakan
adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks, tetapi tetap dapat
digunakan oleh pengguna yang masih awam, tanpa mengetahui kompleksitas struktur
data. Basis data menjadi penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak
menggunakan data yang terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar
data tidak jelas, organisasi data dan update menjadi rumit. Jadi tujuan dari
pengaturan data dengan menggunakan basis data adalah :
• Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan
oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang.
• Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas
operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan
data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani.
• Pengendalian data untuk setiap siklus agar data
selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di
setiap sistem.
• Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan,
pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.
“SEBAIK-BAIKNYA ILMU ADALAH JIKA KITA TERAPKAN DI LAPANGAN
/ LINGKUNGAN MASYARAKAT”.
*******************SEMOGA BERMANFAAT
YA************************







0 komentar:
Posting Komentar