Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

CONTOH PEMBUATAN FIELD YANG BERELASI / SALING BERHUBUNGAN

CONTOH PEMBUATAN FIELD YANG BERELASI
          
Assalamualaikum Wr.Wb.
            Selamat Pagi, Siang Dan Malam Teman..Salam Semangat Buat Kawan –Kawan Semuanya...!!!! kali ini saya akan menjelaskan dan memberikan contoh tentang pembuatan Database ya!! SEMOGA BERMANFAAT YA...
            Untuk yang pertama kita harus memiliki data dahuluya...soalnya kalau tidak ada data ,apa yang akan kita masukan ke aplikasi yang nantinya akan dibuat ya, untuk kelompok kami akan akan membuat aplikasi sekolah SMA. Insyallah nantinya akan bermanfaat bagi orang yang menggunakannyaa!! Langsung saja ya....

                                                      CONTOH FIELD YANG MERELASI

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membuat aplikasi adalah 
1.  Data
Apa itu data? Data adalah kejadian nyata yang terjadi di lapangan,baik itu dalam  dunia masyarakat, kantor,dan pendidikan atau yang lainnya..masih banyak kok...!!
2. Karakter
Yaitu jumlah dari angka / tulisan yang akan kita masukan / elemen dasar data yang berupa numerik,simbol dan huruf. Biasanya ada dalam tipe-tipe data.
3.  Field
Apa itu field?  Field adalah kumpulan dari suatu karakter . misalnya : nama,nim,jenis kelamin dll.
4.   Atribut
Atribut adalah pengertiannya hampir sama dengan field tapi ebih lengkap dari field. Maksudnya kumpulan dari karakter dengan dilengkapi jumlah karakter. Cth :
Nama varchar(20); nim char(10);dll.
5. Record
Record adalah kumpulan isi elemen data yang saling berhubungan terdiri dari baris dan kolom.
Contoh: kumpulan atribut nama, alamat, tanggal lahir dari entitas siswa berisikan : "Dani", "SIJANG", "4 April 1995".
6. Database
Apa ya database? Banyak sekali definisi tentang basis data yang diberikan oleh para pakar di bidang ini. Basis data atau juga disebut database, terdiri dari dua penggalan kata yaitu data dan base, yang artinya berbasiskan pada data, tetapi secara konseptual, database diartikan sebuah koleksi atau kumpulan data-data yang saling berhubungan (relation), disusun menurut aturan tertentu secara logis, sehingga menghasilkan informasi. Selain itu, untuk mengelola dan memanggil query basis data agar dapat disajikan dalam berbagai bentuk yang diinginkan dibutuhkan perangkat lunak yang disebut Sistem Manajemen Basis Data atau juga disebut Database Management System (DBMS).
Untuk di bawah kita bahas tentang DBMS ya.......
7.  DBMS (disebut Database Management System)
Adalah sebuah sistem yang bisa digunakan untuk mengelola dan memenggil queri basis data agar dapat disajikan dalam berbagai bentuk yang diinginkan dibutuhkan perangkat lunak. Misalnya : pembuatannya pada aplikasi Access, MySQL, Oracle dan Paradoks.

Komponen Utama DBMS :

1.      Hardware ; yang melakukan pemrosesan dan menyimpan  database.
      2.      Data.
      3.      User , dapat diklasifikasikan menjadi :
·         End User ;
o    Pengguna aplikasi, yang mengoperasikan program aplikasi.
o    Pengguna interaktif, yang memberikan perintah-perintah beraras tinggi (sintak-sintak query).
·           Programmer aplikasi, yang membuat program aplikasi.
·          Database Administrator, bertanggung jawab terhadap pengelolaan database.
4.      Software, sebagai interface antara user dan database. 
            Penyusunan basis data meliputi proses memasukkan data kedalam media penyimpanan data dan diatur dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis Data (Database Management System DBMS). Manipulasi basis data meliputi pembuatan pernyataan (query) untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau penggantian (update) data, serta pembuatan report data.
            Tujuan utama DBMS adalah untuk menyediakan tinjauan abstrak dari data bagi user. Jadi sistem menyembunyikan informasi mengenai bagaimana data disimpan dan dirawat, tetapi data tetap dapat diambil dengan efisien. Pertimbangan efisien yang digunakan adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks, tetapi tetap dapat digunakan oleh pengguna yang masih awam, tanpa mengetahui kompleksitas struktur data. Basis data menjadi penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak menggunakan data yang terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar data tidak jelas, organisasi data dan update menjadi rumit. Jadi tujuan dari pengaturan data dengan menggunakan basis data adalah : 
• Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang.
• Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani.
• Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem.
• Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.
“SEBAIK-BAIKNYA ILMU ADALAH JIKA KITA TERAPKAN DI LAPANGAN / LINGKUNGAN MASYARAKAT”.
*******************SEMOGA BERMANFAAT YA************************


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KONSEP DARI ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD)

KONSEP DARI ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD) APA YA.....??

Assalamualaikum Wr.Wb.
Selamat malam or Siang ,sekarang saya akan melengkapi atau lebih detail tentang ERD,sekarang baca baik-baik ya penjelasannya!!!!! Sekarang  Mulailah Membacanya dengan pemahaman ya.....
          Menurut salah satu para ahli, Brady dan Loonam (2010), Entity Relationship diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh System Analys dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan system. Sementara seolah-olah teknik diagram atau alat peraga memberikan dasar untuk desain database relasional yang mendasari sistem informasi yang dikembangkan. ERD bersama-sama dengan detail pendukung merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai spesifikasi untuk database.
Apakah komponen yang terbentuk didalam Entity Relationship Diagram (ERD)?
Dalam pembentukan ERD terdapat 3 komponen yang akan dibentuk yaitu :
a. Entitas
Pada post sebelumnya mengenai basis data telah dijelaskan sedikit tentang pengertian entity (entitas) yaitu suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data. Pengertian lainnya menurut Brady dan Loonam (2010), entitas adalah objek yang menarik di bidang organisasi yang dimodelkan.
Contoh : Mahasiswa, Kartu Anggota Perpustakaan (KAP), dan Buku.
b.  Hubungan (relasi/relationship)
Suatu hubungan adalah hubungan antara dua jenis entitas dan direpresentasikan sebagai garis lurus yang menghubungkan dua entitas.
Contoh : Mahasiswa mendaftar sebagai anggota perpustakaan (KAP), relasinya adalah mendaftar.
c.  Atribut
Atribut memberikan informasi lebih rinci tentang jenis entitas. Atribut memiliki struktur internal berupa tipe data. Jenis-jenis atribut :
  • Atribut Key
Atribut Key adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris data ( Row/Record ) dalam tabel secara unik. Dikatakan unik jika pada atribut yang dijadikan key tidak boleh ada baris data dengan nilai yang sama
Contoh : Nomor pokok mahasiswa (NPM), NIM dan nomor pokok lainnya
  • Atribut simple
atribut yang bernilai atomic, tidak dapat dipecah/ dipilah lagi
Contoh : Alamat, penerbit, tahun terbit, judul buku.
  • Atribut Multivalue
nilai dari suatu attribute yang mempunyai lebih dari satu (multivalue) nilai dari atrribute yang bersangkutan
Contoh : dari sebuah buku, yaitu terdapat beberapa pengarang.
  • Atribut Composite
Atribut composite adalah suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang mempunyai arti tertentu yang masih bisah dipecah lagi atau mempunyai sub attribute.
Contoh : dari entitas nama yaitu nama depan, nama tengah, dan nama belakang
  • Atribut Derivatif
Atribut yang tidak harus disimpan dalam database Ex. Total. atau atribut yang dihasilkan dari atribut lain atau dari suatu relationship. Atribut ini dilambangkan dengan bentuk oval yang bergaris putus-putus
Derajat relasi atau kardinalitas rasio
Menjelaskan jumlah maksimum hubungan antara satu entitas dengan entitas lainnya
  • One to One (1:1)
Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.
  • One to many (1:M / Many)
Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.
  • Many to Many (M:M)
Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya
 Simbol-simbol untuk membuat diagram ERD:

Contoh Kasus 1:
Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. Setelah itu mereka baru bisa meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan banyak sekali jumlahnya. Tiap buku memiliki data nomor buku, judul, pengarang, penerbit, tahun terbit. Satu buku bisa ditulis oleh beberapa pengarang. Tentukan entitas, atribut dan relasi dari deskripsi di atas, dengan menggambar ERDnya.
Jawab:
Entitas : Mahasiswa, KAP (Kartu Anggota Perpustakaan), Buku
Atribut : Nama, no.mahasiswa, Alamat mahasiswa, No.buku, Judul, Pengarang, Penerbit dan tahun terbit.
Relasi : Daftar dan Pinjam
Gambar ERD dalam peminjaman buku di perpustakaan:

Contoh Kasus 2:
Seperti deskripsi soal kasus nomor 1, namun ada beberapa tambahan penjelasan seperti berikut:
Seorang mahasiswa boleh meminjam beberapa buku. Satu buku boleh dipinjam beberapa mahasiswa. Semua mahasiswa sangat pelu buku sehingga tidak ada yang tidak pernah meminjam ke perpustakaan. Setiap peminjam akan dicatat tanggal peminjamannya. Semua mahasiswa disiplin mengembalikan buku tepat satu minggu setelah peminjaman.
Gambarkan ERDnya!!
MODEL ENTITY – RELATIONSHIP
Model Entity Relationship : Suatu penyajian data dengan menggunakan Entity dan Relationship
Entity :
Objek secara fisik : Buku, Perpustakaan, Mahasiswa
Objek secara konsep : Meminjam
Relationship :

 Atribut :
  • Atribut Multivalue





 Derajat dari Relationship :
  • Trenary degree (Derajat Tiga)


Cardinality Ratio Constraint
  • M : N

   Participation Constraint
  • Partial Participation




Diagram ERD

 Contoh Kasus 3 :
Seperti soal nomor 2, namun ada beberapa tambahan penjelasan seperti berikut : Mahasiswa kadang-kadang terlambat mengembalikan buku, sehingga dikenakan denda. Besarnya denda adalah Rp 500,- per hari keterlambatan. Mahasiswa dianggap terlambat jika mengembalikan buku lebih lama dari 1 minggu.
Gambarkan ERDnya:



REFERENSI :
Http://Herlinnairine.File.Wordpress.Com/2014/2/Erd.Png


~~~~~~~~~~~SEMOGA BERMANFAAT~~~~~~~~~~~

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

APA YA... KONSEP BASIS DATA,MODEL BASIS DATA DAN TABEL??

APA YA... KONSEP BASIS DATA,MODEL BASIS DATA DAN TABEL??

Asslamualaikum wr.wb.
Nah di sini saya akan melengkapi Postingan saya pada Minggu Lalu/ lebih Mendalami tentang penjelasan Basis Data dan di sini juga ada penjelasan tentang model basis data !!! saya juga menampilkan contoh tentang tabel pada mySQL. Untuk Struktur Data dan ERD terpisah dari ini.mudah-mudahan ini bisa membantu teman-teman sekalian.

Apa itu basis data????????

A.    Pengertian Basis Data
Banyak sekali definisi tentang basis data yang diberikan oleh para pakar di bidang ini. Basis data atau juga disebut database, terdiri dari dua penggalan kata yaitu data dan base, yang artinya berbasiskan pada data, tetapi secara konseptual, database diartikan sebuah koleksi atau kumpulan data-data yang saling berhubungan (relation), disusun menurut aturan tertentu secara logis, sehingga menghasilkan informasi. Selain itu, untuk mengelola dan memanggil query basis data agar dapat disajikan dalam berbagai bentuk yang diinginkan dibutuhkan perangkat lunak yang disebut Sistem Manajemen Basis Data atau juga disebut Database Management System (DBMS). Penggabungan Database Management System (DBMS) dengan Basis Data akan membentuk satu kesatuan yang disebut Sistem Basis Data. Sistem Basis Data adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

B.    Komponen Dasar Basis Data
Dalam membuat basis data harus memiliki komponen dasar. Agar terciptanya basis data maka hal yang diperhatikan adalah tersedianya:
a.    Data: representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek yang direkam dalam bentuk angka, huruf, symbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya.
b.    Hardware: terdiri dari semua peralatan perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengelola sistem basis data berupa: peralatan penyimpanan (disk, drum, tape), peralatan input dan output, atau peralatan komunikasi.
c.    Software: sebagai perantara antara pemakai dengan data fisik pada basis data, dapat berupa: Database Management System (DBMS) atau program- program aplikasi dan prosedur-prosedur.
d.    User (Pemakai): terbagi menjadi 4 klasifikasi, yaitu:
1.    System Engineer: tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan sistem basis data, dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sistem tersebut kepada pihak penjual.
2.    Administrator Basis Data: tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol sistem basis data secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan sistem basis data, merencanakannya dan mengaturnya.
3.    Programmer: membuat program aplikasi yang diperlukan oleh pemakai akhir dengan menggunakan data yang terdapat dalam sistem basis data.
Pemakai Akhir: tenaga ahli yang menggunakan data untuk mengambil keputusan yang diperlukan untuk kelangsungan usaha.

C.    Istilah-Istilah Basis Data
Dalam penyusunan basis data ada beberapa istilah yang akan sering digunakan. Oleh karena itu, kita sebagai obyek yang mempelajari lebih jauh lagi tentang ilmu pengetahuan basis data sepatutnya mengenal:
a.    Enterprise: suatu bentuk organisasi seperti: bank, universitas, rumah sakit, pabrik, dsb. Data yang disimpan dalam basis data merupakan data operasional dari suatu enterprise. Contoh data operasional: data keuangan, data mahasiswa, data pasien, data karyawan.
b.    Entitas: suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data. Contoh entitas dalam lingkungan bank terdiri dari: nasabah, simpanan, hipotik. Contoh entitas dalam lingkungan universitas terdiri dari : mahasiswa, mata kuliah. Kumpulan dari entitas disebut Himpunan Entitas. Contoh: semua nasabah, semua mahasiswa.
c.    Atribut (Elemen Data): karakteristik dari suatu entitas. Contoh: entitas mahasiswa atributnya terdiri dari npm, nama, alamat, tanggal lahir. d. Nilai Data (Data Value): isi data/informasi yang tercakup dalam setiap elemen data. Contoh atribut nama mahasiswa dapat berisi nilai data: Dani, Dewi, Diaz.
d.    Kunci Elemen Data (Key Data Element): tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas. Contoh entitas mahasiswa yang mempunyai atribut- atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir menggunakan kunci elemen data npm.
e.    Record Data: kumpulan isi elemen data yang saling berhubungan. Contoh: kumpulan atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir dari entitas mahasiswa berisikan : "4109073", "Dani", "Jl. Jend. Sudirman No. 4 Makassar", "4 April 1983".
contoh tabel :


D.    Database Management System (DBMS)
Seperti yang telah dikemukakan di awal, pada bagian ini kita akan mengulas lebih spesifik lagi mengenai Sistem Manajemen Basis Data atau populernya disebut Database Management System atau disingkat DBMS. Yang mana adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk mengelola database, mulai dari membuat database itu sendiri sampai dengan proses-proses yang berlaku dalam database tersebut, baik berupa entry, edit, hapus, query terhadap data, membuat laporan dan lain sebagainya secara efektif dan efisien. Salah satu jenis DBMS yang sangat terkenal saat ini adalah Relational DBMS (RDBMS), yang merepresentasikan data dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan. Sebuah tabel disusun dalam bentuk baris (record) dan kolom (field). Banyak sekali berkembang perangkat lunak RDBMS ini, misalnya MySQL, Oracle, Sybase, dBase, MS. SQL, Microsoft Access (MS. Access) dan lain-lain. Ada 3 kelompok perintah yang digunakan dalam mengelola dan mengorganisasikan data dalam RDBMS, yaitu :
a.    Data Definition Language: merupakan perintah-perintah yang digunakan oleh seorang Database Administrator untuk mendefinisikan struktur dari database, baik membuat tabel baru, menentukan struktur penyimpanan tabel, model relasi antar tabel, validasi data, dan lain sebagainya.
b.    Data Manipulation Language (DML): perintah-perintah yang digunakan untuk memanipulasi dan mengambil data pada suatu database. Manipulasi yang dapat dilakukan terhadap data adalah :
  • Penambahan data
  • Penyisipan data
  • Penghapusan data
  • Pengubahan data
c.    Data Control Language: bagian ini berkenaan dengan cara mengendalikan data, seperti siapa saja yang bisa melihat isi data, bagaimana data bisa digunakan oleh banyak user, dan lain-lain. Lebih mengarah ke segi sekuritas data. Misalnya dalam dunia pendidikan atau lingkungan akademis pada umumnya, sering anda menjumpai pertanyaan- pertanyaan seperti berikut :
4.    Berapa jumlah mahasiswa yang mengambil mata kuliah Database Management?
5.    Berapa mahasiswa yang aktif pada semester ini?
6.    Berapa jumlah mahasiswa yang berjenis kelamin laki- laki dan yang berjenis kelamin perempuan?
7.    Tolong cetakkan Kartu Hasil Studi mahasiswa dengan nama Dani!
Jawaban dari pertanyaan- pertanyaan diatas dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, bila dalam pengelolaan sistem informasi akademik telah menggunakan sistem database. Tapi akan sangat membosankan memakan waktu yang lama jika masih dikelola secara manual. Ini merupakan contoh kecil yang dihadapi dalam dunia akademis, tentu hal ini juga akan dihadapi dalam bidang kerja yang lain dengan format dan model yang lain pula. Jika kita bandingkan pengelolaan data dengan menggunakan database dan dengan cara manual, maka kita akan mendapatkan suatu perbedaan yang sangat banyak antara lain:
Database Manual
a.    Duplikasi data dapat diminimalkan
b.    Integritas data tinggi
c.    Independensi data
d.    Konsistensi data tinggi
e.    Dapat berbagi (sharing) data
f.    Tingkat keamanan tinggi
g.    Mudahnya mendapatkan data
h.    Duplikasi data
i.    Terbatasnya berbagi data
j.    Ketidak konsistennya data
k.    Kurangnya integritas data
Kesulitan dalam mendapatkan informasi

E.    Arsitektur Basis Data
Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya, penjelasan ini disebut skema. Arsitektur sistem basis data memberikan kerangka kerja bagi pembangunan basis data. Menurut ANSI/SPARC, arsitektur basis data terbagi atas tiga level yaitu :
a.    Internal/Physical Level: level terendah untuk merepresentasikan basis data, berhubungan dengan bagaimana data disimpan secara fisik (physical storage). Record disimpan dalam media penyimpanan dalam format byte. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Internal.
b.    External/View Level: level user, berhubungan dengan bagaimana data di representasikan dari sisi setiap user. Yang dimaksud dengan user adalah programmer, end user atau DBA. Setiap user mempunyai ‘bahasa’ yang sesuai dengan kebutuhannya.
  • Programmer menggunakan bahasa bahasa pemrograman seperti C, COBOL, atau PL/I
  • End User menggunakan bahasa query atau menggunakan fasilitas yang tersedia pada program aplikasi. Pada level eksternal ini, user dibatasi pada kemampuan perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan aplikasi basis data. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Eksternal. Conceptual/Logical Level: sebuah representasi seluruh muatan informasi yang dikandung oleh basis data yang menghubungkan antara level internal & level external. Tidak seperti level eksternal, maka pada level conceptual, keberadaannya tidak memperhitungkan kekurangan perangkat keras maupun perangkat lunak pembangun aplikasi basis data. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Konseptual.

F.    Database Independence
Dalam kebebasan data, aplikasi disekat dari bagaimana data disimpan dan distrukturkan. Kebebasan data adalah salah satu keuntungan utama dari penggunaan DBMS. Tujuan utama dari arsitektur 3 level di atas adalah untuk menyediakan data independence, dimana level di atasnya tidak berpengaruh oleh perubahan untuk level di bawahnya. Ada 2 jenis data independence:
a.    Logical Data Independence (kebebasan data secara logika): perlindungan dari perubahan struktur logika suatu data. Logical data independence menunjuk kepada kekebalan dari skema eksternal untuk perubahan- perubahan dalam skema konseptual. Perubahan skema konseptual, seperti: memungkinkan penambahan atau penghapusan entiti, atribut atau relationship tanpa harus mengganti skema eksternal atau harus menulis kembali program aplikasi yang sudah ada.
Physical Data Independence (kebebasan data secara fisik): perlindungan dari perubahan struktur fisik suatu data. Physical data independence menunjuk kepada kekebalan dari skema konseptual untuk perubahan-perubahan dalam skema internal. Perubahan skema internal, seperti: penggunaan organisasi file atau struktur penyimpanan yang berbeda, penggunaan media penyimpanan yang berbeda, perubahan algoritma indeks atau hashing tanpa harus mengganti/merubah konseptual atau skema eksternal.

G.    Model Basis Data
Model data adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan data, hubungan antara data dan batasan-batasan data dalam suatu organisasi. Fungsi dari sebuah model data untuk merepresentasikan data sehingga data tersebut mudah dipahami. Untuk menggambarkan data pada tingkat eksternal dan konseptual digunakan model data berbasis objek atau model data berbasis record.
a.    Model Data Berbasis Objek menggunakan konsep entitas, atribut dan hubungan antar entitas. Beberapa jenis model data berbasis objek yang umum adalah :
  • Entity-Relationship
  • Semantic
  • Functional
  • Object-Oriented
b.    Model Data Berbasis Record, basis data terdiri dari sejumlah record dalam bentuk yang tetap yang dapat dibedakan dari bentuknya. Ada 3 macam jenis model data berbasis record yaitu :
  • Model Data Relasional (Relational), merupakan model data yang paling populer saat ini. Menggunakan model berupa tabel berdimensi dua yang disebut relasi atau tabel. Memakai kunci tamu (foreign key) sebagai penghubung dengan tabel lain.
  • Model Data Hierarkhi (Hierarchical), dikenal pula sebagai model pohon.
·         Model Data Jaringan (Network), disebut jjuga model CODASYL. Setiap anak bisa memiliki llebih dari satu orangtua.


H.    Bahasa Query Formal dan Komersial
Bahasa query yaitu pernyataan yang diajukan untuk mengambil informasi. Dan bahasa query ini adalah bahasa pada model data relasional yang terbagi menjadi 2:
a.    Bahasa Query Formal : bahasa query yang diterjemahkan dengan menggunakan simbol-simbol matematis terdiri dari :
1.    Prosedural, yaitu pemakai memberi spesifikasi data apa yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya. Contoh: Aljabar Relasional, yaitu dimana query diekspresikan dengan cara menerapkan operator tertentu terhadap suatu tabel/relasi.
2.    Non Prosedural, yaitu pemakai menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan bagaimana untuk mendapatkannya. Contohnya Kalkulus Relasional, dimana query menjelaskan set tuple yang diinginkan dengan cara menjelaskan predikat tuple yang diharapkan. Kalkulus Relasional ini terbagi 2:
a.    Kalkulus Relasional Tupel
b.    Kalkulus Relasional Domain
b.    Bahasa Query Komersial: bahasa query yang dirancang sendiri oleh programmer menjadi suatu program aplikasi agar pemakai lebih mudah menggunakannya (user friendly). Contoh :
  • QUEL: berbasis pada bahasa kalkulus relasional
  • QBE: berbasis pada bahasa kalkulus relasional
SQL : berbasis pada bahasa kalkulus relasional dan aljabar relasional

I.    Perancangan Basis Data
Perancangan basis data adalah proses pembuatan (develop) stuktur database sesuai dengan data yang dibutuhkan oleh user. Dalam perancangan basis data tentu sangat dibutuhkan model data seperti apa yang diinginkan, dan hal itu sudah dibahas pada bagian sebelumnya. Selanjutnya mengambil langkah-langkah dalam perancangan basis data, yaitu:
a.    Mendefinisikan kebutuhan (Requirements definition) tujuannya: untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan data yang dibutuhkan oleh user dalam sebuah organisasi. Penjabarannya adalah:
1.    Mendefinisikan Kebutuhan Data
  • Pengumpulan Informasi
  • Domain Constraint
  • Refrensial Integrity
  • Other Business Rules
2.    Menentukan Ruang Lingkup
  • Pemilihan Metodologi
  • Mengidentifikasi User Views
  • Model Data Struktur
  • Model Database Contraint
a.    Rancangan konseptual (Conceptual design) tujuannya: untuk membuat sebuah model data konseptual (atau arsitektur iinformasi) yang akan mendukung perbedaan kebutuhan iinformasi dari beberapa user dalam sebuah organisasi.
b.    Rancangan implementasi (Implementation design) tujuannya: untuk memetakan model data logis (logical data model) ke dalam sebuah skema yang dapat diproses oleh DBMS tertentu melalui transformasi ER-D ke Relasi.
c.    Rancangan fisik (Physical design). Pada tahap terakhir ini, logical database structured (normalized relation, trees, network dll) dipetakan menjadi physical storage structure seperti file dan tabel. Rancangannya seperti:
  • Model detail oleh Database Specialists
  • Diagram Entity-Relationship
  • Normalisasi
  • Spesifikasi hardware/ software

Referensi :
http://fauzult.blogspot.com/2012/01/tugas-makalah-basis-data.html (di akses tanggal 13 januari 2012)
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=7529908817892618485#editor/target=post;postID=1016473641207373800
https://www.google.co.id/search?q=gambar+model+berbasis+objek&espv=2&biw=1366&bih=599&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=7AsjVYmZDoOxuQSC4oDwBw&ved=0CAYQ_AUoAQ#imgdii=_&imgrc=LVCWAtvueA4ZsM%253A%3BObIq6pZHwb5FoM%3Bhttps%253A%252F%252Fherlinnairine.files.wordpress.com%252F2013%252F11%252Faku.png%3Bhttps%253A%252F%252Fherlinnairine.wordpress.com%252F2013%252F11%252F06%252Flingkungan-basis-data%252F%3B740%3B504













  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KONSEP DATABASE, ERD,TABEL,MODEL BASIS DATA DAN KETERKAITANNYA DENGAN SIM ( SISTEM INFORMASI MANAJEMEN )

hai friend,,sekarang saya akan berbagi tentang sedikitnya Tentang hal diatas, baca dengan teliti ya,,,,,

      1.Konsep Database ( Basis Data )

Beberapa definisi dari database atau basis data adalah sebagai berikut:
·         Sekumpulan data store(bisa dalam jumlah besar) yang tersimpan dalam magnetic disk, optical disk, dan media penyimpan sekunder lainnya.
·          Sekumpulan program-program aplikasi umum yang bersifat “batch” yang mengeksekusi dan memproses data secara umum(hapus,cari,update,dll)
·         Basis data terdiri dari data yang di-share bagi banyak user dan memungkinkan penggunaan data yang sama pada waktu bersamaan oleh banyak user
·          Koleksi terpadu dari data-data yang saling berkaitan dari suatu enterprise.Mis. Basis data RS akan terdiri dari data-data seperti pasien, karyawam, dokter, dan perawat

            Dari beberapa pengertian di atas, database dapat diartikan sebagai suatu kumpulan file atau data yang saling terhubung yang disimpan pada suatu media tertentu, dan diorganisasikan dengan cara tertentu. Sistem basis data adalah sistem yang memuat data yang terorganisasi dengan baik sehingga memudahkan penyimpanan dan pengambilan kembali secara elektronis. Sistem yang digunakan untuk mengelola database tersebut dikenal dengan istilah Database Managemenet System (DBMS).
Komponen Utama DBMS :
1.      Hardware ; yang melakukan pemrosesan dan menyimpan database.
      2.      Data.
      3.      User , dapat diklasifikasikan menjadi :
·         End User ;
o    Pengguna aplikasi, yang mengoperasikan program aplikasi.
o    Pengguna interaktif, yang memberikan perintah-perintah beraras tinggi (sintak-sintak query).
·           Programmer aplikasi, yang membuat program aplikasi.
·          Database Administrator, bertanggung jawab terhadap pengelolaan database.
·          
4.      Software, sebagai interface antara user dan database.

Analisa Struktur Data
            Tujuan dari analisa struktur data ini adalah untuk menetapkan bahwa sistem database yang digunakan masih layak dipertanggung jawabkan dan struktur data potensi yang dibangun memenuhi aspek kriteria aplikasi yang dikembangkan.

Aplikasi database
            adalah program aplikasi yang digunakan untuk melaksanakan sederet kegiatan yang  ditentukan oleh pemakai. 
Pengembangan sistem aplikasi berbasis data (Data-Based Application) akan mengunakan metoda RDBMS (Relation Database Management System)> Medode RDBMS ini yang menentukan Design Model Enttity Relationship danDesign Tabel Data Based- nya, yang disesuaikan dengan database dan karateristik aplikasi yang dikembangkan untuk menjamin kemudahan akses, kecepatan proses (retrieve) dan reusable data.

Sistem penyimpanan dengan konsep database

Arsitektur Sistem Database
1.    Sistem Database Tunggal, database dan aplikasinya diletakkan pada komputer yang sama yang tidak berada dalam lingkungan jaringan, sehingga hanya diakses oleh aplikasi tunggal, digunakan oleh perusahaan kecil.


  
2. Sistem Database Terpusat, lokasi database secara fisik berada pada komputer pusat dalam suatu jaringan

3. Sistem Database Terdistribusi, salinan database baik sebagian maupun keseluruhan terdistribusi di beberapa lokasi.




   Keunggulan penerapan konsep database
ü  Independensi program-data
ü  Meminimalkan redundansi data
ü  Meningkatkan konsitensi data
ü  Meningkatkan kemampuan berbagai data
ü  Meningkatkan produktivitas pengembangan aplikasi
ü  Meningkatkan pencapaian standarisasi
ü  Meningkatkan kualitas data
ü  Meningkatkan tanggapan dan kemudahan akses terhadap data
ü  Mengurangi pemeliharaan program



Konsep Dasar Database
        Field
                                                         i.            Field merupakan implementasi dari suatu atribut data.
                                                          ii.            Field merupakan unit terkecil dari data yang berarti(meaningful data) yang disimpan dalam suatu file atau basis data.
        Record
                                                           i.            Field-field tersebut diorganisasikan dalam record-record
                                                          ii.            Record merupakan koleksi dari field-field yang disusun dalam format yang telah ditentukan.
                                                         iii.            Selama desain sistem, record akan diklasifikasikan sebagai fixed-length record atau variable-length record.
      1.      Fixed-length record: tiap instance record punya field, jumlah field, dan ukuran logik yang sama
      2.      Variable-length record : mengijinkan record-record yang berbeda dalam file yang sama memiliki panjang yang berbeda.

        File dan Tabel      
                                                i.            Record-record yang serupa diorganisasikan dalam grup-grup yang disebut                                 file. Jadi file merupakan kumpulan semua kejadian dari struktur record                           yang diberikan.
                                              ii.            Tabel merupakan ekivalen basis data relasional dari sebuah file.


Beberapa operasi dasar yang dilakukan oleh aplikasi database:
  • Menambah data
  • Membaca data
  • Mengubah data
  • Menghapus data


KETERKAITAN ANTARA DATABASE DENGAN SIM (SISTEM INFORMASI MANAJEMEN)

Pengertian Sistem Informasi Manajemen
          Beberapa ahli menyatakan bahwa sistem informasi manajemen merupakan alat penghasil informasi dan beberapa ahli lainnya menekankan pada alat untuk membantu dalam pengambilan keputusan, serta beberapa menambahkan dengan fungsi sistem informasi untuk melakukan pengawasan atau kontrol, analisis dan visualisasi. Dan semuanya menyepakati sistem informasi manajemen merupakan kumpulan dari interaksi sub-sub sistem informasi. Secara teoritis, komputer tidak selalu harus digunakan dalam sistem informasi manajemen, namun kenyataannya tidaklah mungkin sistem informasi yang kompleks dapat berfungsi tanpa melibatkan komputer. Gordon B. Davis menegaskan bahwa sistem informasi manajemen selalu berhubungan dengan pengolahan informasi yang berbasis komputer. Hal yang sama dikemukakan oleh James O. Hicks (1987), bahwa sistem informasi manajemen adalah sistem informasi komputer. Dan juga, Efrain Turban (1993) mengemukakan bahwa, sistem informasi manajemen adalah sistem formal berbasis komputer untuk menyediakan informasi bagi pengambilan keputusan dalam organisasi. Berdasarkan batasan-batasan ini dikemukakan pengertian sistem informasi sebagai berikut.
          Sistem informasi manajemen merupakan suatu sistem yang melakukan fungsi-fungsi untuk menyediakan data/informasi yang mempengaruhi semua operasi komputer. Sistem informasi manajemen menyediakan data/informasi untuk kebutuhan manajerial - semua tingkat manajemen - dan kebutuhan rutin.


Komponen Sistem Informasi
Menurut John Burch dan Gary Grudnitski, sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut dengan istilah blok bangunan, yaitu :
      1. Blok Masukan (Input Block)
Merupakan masukan yang mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi.
      2. Blok Model (Model Block)
Terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematika yang akan memanipulasi data masukan dan data yang tersimpan pada basis data dengan cara tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
      3. Blok Keluaran (Output Block)
Merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.
      4. Blok Teknologi (Technology Block)
Merupakan bagian yang digunakan untuk menerima input, menjalankan modul, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirim keluaran, dan membantu pengendalian sistem secara keseluruhan.
      5. Blok Basis Data (Database Block)
Merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, yang tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data pada bagian ini biasanya merupakan data yang telah diidentifikasi dari bagian input. Data yang disimpan dapat digunakan untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Oleh karena itu perlu diorganisasikan sedemikian rupa, sehingga informasi yang dihasilkan berkualitas (akurat, aktual dsb) dan juga dapat meningkatkan efisiensi penyimpanan data. Pengelolaan database umumnya dikenal dengan nama DBMS (Database Management System).
      6. Blok Kendali (Control Block)
Merupakan bagian yang bertindak untuk melakukan pencegahan terhadap hal-hal yang dapat merusak sistem, serta mengatasi kerusakan apabila terjadi kesalahan.

Sistem Terpadu dengan “Data Base”:

Sebuah sistem terpadu berdasarkan pada anggapan bahwa harus ada integrasi antara data dan pengolahan. Integrasi data dicapai melalui “data base”. Pada sebuah sistem pengolahan informasi, “data base” terdiri dari semua data yang dapat dijangkau oleh sistem. Pada SIM berdasarkan komputer, istilah “data base” biasanya dipakai khusus untuk data yang dapat dijangkau secara langsung oleh komputer. Manajemen sebuah “data base” adalah sebuah sistem perangkat lunak komputer yang disebut sebagai sebuah sistem manajemen “data base”. Sesuatu penerapan yang mamakai sebuah item (butir) data akan mengambil item data yang sama, yang hanya sekali disimpan dan disediakan untuk semua penerapan. Suatu peremajaan dari sebuah item data membuatnya sesuai untuk semua pemakaian.
Pengolahan terpadu dicapai melalui sebuah perencanaan sistem secara menyeluruh. Biasanya sistem dirancang sebagai suatu gabungan beberapa subsistem dan bukan sebagai sebuah sistem tunggal. Perancangan sistem ini dapat berupa sebuah komputer pusat besar, atau dapat pula merupakan sebuah jaringan kerja beberapa komputer kecil. Gagasan pokoknya adalah paduan terencana dari berbagai penerapan yang layak dan efektif.
Karakteristik pemrosesan data dalam Sistem Informasi :
McLeod (2002), menggambarkan bahwa pada dasarnya pemrosesan data dalam sistem informasi berbasis komputer terdiri dari enam karakteristik, yaitu:
·         Hardware (perangkat keras)
o   mencakup piranti fisik
o   seperti komputer dan printer

·         Software (perangkat Lunak)
o   Sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data

·         Procedures (prosedur)
o   Sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran yang dikehendaki

·         Database (basis data)
o   Sekumpulan tabel, hubungan, dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpanan data

·         Computer Network (jaringan komputer)
o   Sistem penghubung yang memungkinkan resources (sumber) dipakai secara bersama-sama atau diakses oleh sejumlah pemakai

·         Brainware (orang)
             Semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem informasi. 
MODEL BASIS DATA
 .
1. Model Basis Hirarki
Suatu model basis data yang menyerupai struktur pohon.Dalam model hirarkie terdiri dari simbol
Dalam model hirarki, setiap anak hanya bisa memiliki satu orang tua dan satu orang tua bisa
memiliki banyak anak.
Contoh : IMS (Information Management System / Virtual Storage) keluaran IBM.

2.  Model data Jaringan ( Network data model )
·             Model basis data jaringan merupakan perbaikan dari model basis data hirarki, yaitu dengan menambahkan kemampuan root table untuk melakukan share relationships dengan child tables.
·             Dalam hal ini child table dapat memiliki banyak root table dan untuk melakukan akses terhadap child table, tidak dibutuhkan lagi untuk mengakses root table terlebih dahulu.
Contoh 1, Model Data Jaringan

Kelebihan model data jaringan:
·             Data lebih cepat diakses
·             User dapat mengakses data dimulai dari beberapa tabel
·             Mudah untuk memodelkan basis data yang komplek
·             Mudah untuk membentuk query yang komplek dalam melakukan retrieve data.
Kelemahan basis data jaringan:
·             Struktur basis datanya tidak mudah untuk dilakukan modifikasi
·             Perubahan struktur basis data yang telah didefinisikan akan mempengaruhi program aplikasi yang mengakses basis data
·             User harus memahami struktur basis data.
3. Model data Relasional ( Relational data model )
·             Model basis data relasional merupakan model basis data yang paling populer banyak digunakan sekarang ini
·             Unit utama yang disimpan pada basis data adalah berbentuk tabel atau kelompok data yang saling berhubungan
·             Tabel terdiri baris dan kolom, baris adalah merepresentasikan tuple atau record pada tabel, dan kolom merepresentaksikan fields pada tabel
Tabel dapat berhubungan dengan tabel yang lain dengan menggunakan kunci /PRIMARY KEY.
Contoh : Model Data Relasional

Kelebihan basis data relasional:
a.           Data sangat cepat diakses
b.          Struktur basis data mudah dilakukan perubahan
c.           Data direpresentasikan secara logik, user tidak membutuhkan bagaimana data disimpan.
d.          Mudah untuk membentuk query yang komplek dalam melakukan retrieve data
e.           Mudah untuk mengimplementasikan integritas data
f.           Data lebih akurat
g.          Mudah untuk membangun dan memodifikasi program aplikasi
h.          Telah dikembangkan Structure Query Language (SQL).
Kelemahan basis data relasional:
a.           Kelompok informasi/tables yang berbeda harus dilakukan joined untuk melakukan retrieve data
b.          User harus familiar dengan relasi antar tabel
c.           User harus belajar SQL.



4. Model Data Berorientasi Obyek
·             Model basis data berorientasi objek adalah suatu model basis data, dimana data didefinisikan, disimpan, dan diakses menggunakan pemrograman berorientasi objek.
·             Basis data berorientasi objek didefinisikan dengan menggunakan bahasa pemrograman berorientasi objek, yaitu bahasa Java.
·             Aplikasi End user juga di bangun dengan menggunakan bahasa berorientasi objek.
·             Object database management system digunakan untuk membuat link antara basis data dan aplikasi.
Contoh : Model Data Berorientasi Obyek
Kelebihan basis data berorientasi objek:
a.           Programmer hanya dibutuhkan memahami konsep berorientasi objek untuk mengkombinasikan konsep berorientasi objek dengan storage basis data relasional
b.          Objek dapat dilakukan sifat pewarisan dari objek yang lain
c.           Secara teoritis mudah untuk mengatur objek
d.          Model data berorientasi objek lebih kompatibel dengan tools pemrograman berorientasi objek.
Kelemahan basis data berorientasi objek:
User harus memahami konsep berorientasi objek, karena basis data berorientasi objek tidak dapat bekerja dengan metoda pemrograman tradisional

ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM ( E-R Diagram)
Merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengakomodasi sekaligus membuat hubungan
antar entitas-entitas kedalam dalam suatu basis data.
Diagram E. R terdiri dari simbol sebagai berikut :
– Persegi panjang : menunjukkan entitas
– Belah ketupat : menunjukkan relasi
– Bulatan elips : menunjukkan atribute
– Garis : link / hubungan
Langkah-langkah membuat E-R Diagram
Menentukan entitas
Menentukan relasi
Menentukan attribute


Contoh E-R Diagram :



STRUKTUR DATA
            Dalam istilah ilmu komputer, sebuah struktur data adalah cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut dapat digunakan secara efisien.
Dalam teknik pemrograman, struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna. Setiap baris dari kumpulan kolom-kolom tersebut dinamakan catatan (record). Lebar kolom untuk data dapat berubah dan bervariasi. Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai masukan dari pengguna, dan juga ada kolom yang lebarnya tetap. Dengan sifatnya ini, sebuah struktur data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya untuk keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang kolomnya berubah secara dinamis. Contoh struktur data dapat dilihat pada berkas-berkas lembar-sebar (spreadsheet), pangkal-data (database), pengolahan kata, citra yang dipampat (dikompres), juga pemampatan berkas dengan teknik tertentu yang memanfaatkan struktur data.
Struktur data adalah cara menyimpan atau merepresentasikan data didalam komputer agar bisa dipakai secara efisien. Sedangkan data adalah representasi dari fakta dunia nyata. Fakta atau keterangan tentang kenyataan yang disimpan, direkam atau direpresentasikan dalam bentuk tulisan, suara, gambar, sinyal atau simbol.
Secara garis besar type data dapat dikategorikan menjadi:
Type data sederhana.
·         Type data sederhana tunggal, misalnya Integer, real, boolean dan karakter.
·         Type data sederhana majemuk, misalnyaString
Struktur Data, meliputi:
·         Struktur data sederhana, misalnya array dan record.
·         Struktur data majemuk, yang terdiri dari:
Linier : Stack, Queue, sertaList dan Multilist
Non Linier : Pohon Biner dan Graph
Pemakaian struktur data yang tepat didalam proses pemrograman akan menghasilkan algoritma yang lebih jelas dan tepat, sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih efisien dan sederhana.
Struktur data yang standar yang biasanya digunakan dibidang informatika adalah:
* List linier (Linked List) dan variasinya
* Multilist
* Stack (Tumpukan)
* Queue (Antrian)
* Tree ( Pohon)
* Graph ( Graf )

REVIEW RECORD (REKAMAN)
Disusun oleh satu atau lebih field. Tiap field menyimpan data dari tipe dasar tertentu atau dari tipe bentukan lain yang sudah didefinisikan sebelumnya. Nama rekaman ditentukan oleh pemrogram.
Rekaman disebut juga tipe terstruktur.
Kata Kunci
            struktur data, Pengertian struktur data, struktur data adalah, definisi struktur data, yhs-mystartdefault, apa itu struktur data, manfaat struktur data, arti struktur data, pengertian struktur, apa yang dimaksud dengan struktur data.

 JADI KESIMPULANNYA :

1.  yang dimaksud dengan Struktur Data adalah?

            Struktur Data adalah cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut dapat digunakan secara efisien. struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna. Setiap baris dari kumpulan kolom-kolom tersebut dinamakan catatan (record). Lebar kolom untuk data dapat berubah dan bervariasi. Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai masukan dari pengguna, dan juga ada kolom yang lebarnya tetap. Dengan sifatnya ini, sebuah struktur data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya untuk keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang kolomnya berubah secara dinamis.
2.  5 Tipe Data yaitu?
a. Integer ( Bilangan Bulat )
Integer merupakan nilai bilangan bulat baik dalam bentuk desimal maupun hexadecimal. Tipe data numerik yang termasuk integer adalah sebagai berikut :
- Byte : Memiliki nilai integer dari -128 sampai +127 dan menempati 1 byte ( 8 bits ) di memori
- Short : Memiliki nilai integer dari -32768 sampai 32767 dan menempati 2 bytes ( 16 bits ) di memori
- Int : Memiliki nilai integer dari -2147483648 sampai 2147483647 dan menempati 4 bytes ( 32 bits ) di memori
-Long : Memiliki nilai dari -9223372036854775808 sampai 9223372036854775807 dan menempati 8 bytes ( 64 bits ) di memori. 
b. Char
Char adalah karakter tunggal yang didefinisikan dengan diawali dan diakhiri dengan tanda ‘ ( petik tunggal )
c. String
Merupakan urutan-urutan dari karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal. Nilai data string akan menempati memori sebesar banyaknya karakter string ditambah dengan 1 byte. Bila panjang dari suatu string di dalam deklarasi variabel tidak disebutkan, maka dianggap panjangnya adalah 255 karakter.
d. Real
Nilai konstanta numeric real berkisar dari 1E-38 sampai 1E+38. E menunjukkan nilai 10 pangkat, dan tipe data ini menempati memori sebesar6 byte.
e. Boolean
Tipe data boolean terdiri dari dua nilai saja, yaitu true dan false. Boolean sangat penting dalam mengevaluasi suatu kondisi, dan sering digunakan untuk menentukan alur program.
TABEL
Tabel merupakan media penyajian data yang sering digunakan, tidak hanya dalam bidang statistik, tetapi juga dalam bidang-bidang keilmuan lainnya. ada beberapa jenis table yang umu digunakan. Disini saya akan menjelaskan sedikit jenis-jenis tabel tersebut.

1.   Tabel satu arah
Tabel satu arah adalah tabel yang memuat keterangan mengenai satu hal atau satu akrakteritik saja. Karakteristik yang ditunjukkan bisa berupa jumlah, ukuran, kadar/persentasi, dan lain-lain. Contoh tabel satu arah:



2.  Tabel 2 arah
Tabel dua arah adalah tabel  yang menunjukkan hubungan antara dua hal atau karakteristik. Misalnya data mahasiswa menurut kelompok usia dan jenis kelamin, asal daerah dan agama, jurusan dan jenis kelamin, dan lain-lain.
Contoh tabel dua arah:

  
3.   Tabel 3 arah

Tabel tiga arah adalah tabel yang menunjukkan hubungan antara tig hal atau tiga karakteristik. Misalnya data mahasiswa menurut jenis kelamin, asal daerah, dan jurusan, dan data petani menurut luas lahan, usia, dan jenis kelamin.
Contoh tabel tiga arah:

~ TERIMA KASIH SUDAH SINGGAH DI BLOK SAYA.OK~






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS